![]() |
![]() |
Bappeda Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring Kegiatan Pembangunan Triwulan II (30 Juli 2009). Memberikan sambutan, Wakil Bupati Hj. Nursyamsinah Aroeppala sekaligus membuka acara. Sambutan lainnya di antaranya Hj. Idawati, SE mewakili Kepala Bappeda Propinsi Sulawesi Selatan dan H. Saiful Arif, SH Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Selayar.
Rakor mendapat tanggapan dari Kepala SKPD dan Kepala Instansi Vertikal atas realisasi kemajuan fisik dan keuangan yang masih di bawah 50%. Klasifikasi rata-rata capaian fisik baru mencapai 14,86% APBN, 7,50% APBD Propinsi, dan 21,00% APBD Kabupaten.
H. Zubair Suyuthi, Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar, menyimpulkan ada 5 masalah yang menyebabkan keterlambatan realisasi fisik dan keuangan antara lain :
- Kendala Pembebasan Lahan.
- Terjadinya Perbedaan Rencana Kegiatan dalam Penjabaran APBD dengan Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat.
- Rendahnya SDM Panitia Pengadaan Barang/Jasa.
- Masih Terjadinya Revisi DIPA.
- Terbatasnya Peralatan dari Kontraktor.
Kebupaten Kepulauan Selayar yang terdiri dari 130 pulau, memerlukan perencanaan yang integral, dimana semua unit kerja harus bersatu padu menyusun perencanaan yang komprehensif agar potensi yang ada bisa terkelola dengan maksimal. Masukan dari semua pihak tentu akan sangat membantu dalam menyusun perencanaan.
